Perdana, STIKES Muhammadiyah Kendal Kirim Mahasiswa ke Luar Negeri

Perdana, STIKES Muhammadiyah Kendal Kirim Mahasiswa ke Luar Negeri

  • 08 August 2019
  • Humas STIKES Muhammadiyah Kendal
  • Education

STIKES Muhammadiyah Kendal secara perdana atau pertama kalinya mengirimkan salah satu mahasiswanya, Lailul Muna (mahasiswa D3 Keperawatan 2016) untuk mengikuti program pertukaran pelajar “2019 Complementary Therapy Program” di National Taipei University of Nursing and Health Science (selanjutnya disingkat NTUNHS), Taiwan salama dua pekan, dari tanggal (15/7) sampai dengan (26/7).

            Program yang bertemakan “Explore The Traditional Chinese Medicine & Enjoy A Study Abroad Experience in Taiwan” ini diikuti oleh 23 peserta (19 mahasiswa dan 4 dosen) dari seluruh Indonesia, yaitu dari STIKES Muhammadiyah Kendal itu sendiri, STIK Muhammadiyah Pontianak, ITEKES Bali, UM Maluku Utara, dan UM Surakarta. Sesuai dengan namanya, program student exchange ini memberikan kesempatan spesial kepada mahasiswa yang ingin belajar lebih dalam mengenai pengobatan tradisional Cina dan terapi komplementer, melalui metode belajar kelas (teori), praktikum, dan kunjungan rumah sakit/klinik. Selain itu, peserta juga diajak untuk mengenal dan mengeksplorasi budaya dan tempat-tempat bersejarah di Taiwan, sehingga peserta dapat memiliki pengalaman bagaimana perbedaan budaya di Taiwan dan keunikan budaya Taiwan itu sendiri.

            Selama dua pekan program pertukaran pelajar ini, peserta mendapat pengalaman bagaimana melakukan akupuntur, aromaterapi, bekam, pengobatan traumatologi, dan terapi dietary Cina, yang tentunya memiliki keunikan tersendiri dengan pengobatan yang ada di Indonesia. Di akhir program ini, peserta diharuskan untuk membuat tugas akhir yang diseminarkan di depan semua peserta, school buddies, dosen, dan direktur NTUNHS mengenai system keperawatan/pendidikan keperawatan/manajemen kesehatan di Indonesia, bagaimana perbandingan pengobatan tradisional Cina dengan Indonesia, dan juga sekaligus member umpan balik/evaluasi program terapi komplementer 2019 ini untuk kedepannya.

Lailul Muna menjadi mahasiswa pertama dan satu-satunya yang diberi kesempatan oleh STIKES Muhammadiyah Kendal untuk mengikuti program pertukaran pelajar tersebut, yang diharapkan setelah mengikuti program tersebut, mampu menganalisis bagaimana perbedaan pengobatan tradisional di Cina dan di Indonesia, juga mampu menyalurkan ilmu dan pengalaman yang didapat kepada civitas akademika maupun orang-orang yang membutuhkan. Selain itu juga diharapkan dapat berdampak baik untuk meningkatkan eksistensi STIKES Muhammadiyah Kendal itu sendiri

Program ini diadakan oleh NTUNHS setiap tahunnya pada musim panas (summer course) yang diperuntukkan untuk mahasiswa internasional dari universitas di berbagai negara yang memiliki kerjasama dengan NTUNHS. STIKES Muhammadiyah Kendal sendiri telah menandatangani MoU atau kerjasama dengan kampus NTUNHS sejak tahun 2018, sehingga tidak menutup kemungkinan untuk mengirimkan mahasiswanya pada tahun-tahun selanjutnya untuk mengikuti program yang sama atau program-program lainnya yang bermanfaat meningkatkan pengalaman dan keterampilan mahasiswa.

Back To Home